Jumat, 07 November 2014

Mantan Terindah [Part II]

Jumat, 7 November 2014 dari pagi Jam 10.00 WIB sudah kepikiran mau nonton film mantan terindah.  Namun nontonnya sama siapa...? masa nonton sendirian, nggak lucu juga dong sendirian, sebelah kiri kanan nggak kenal dan yang paling sakit berasa banget kalau jombo hahaaa. Tapi... kalau ngajak A pasti nggak mau... ngajak B pasti nggak mau, ngajak doi nggak mungkin ntar dikiranya lagi kangen sama mantan. Suerrr lagi nggak kangen, cuman inget dikit sih LOL... (Kamu jangan marah yah, mantan itu masa lalu aku, sedangkan kamu masa depan aku huekkk.... *GombalWarming* ).

Jam 17.10 sampailah di XXI Botani Square Bogor, terlihat ada banner bertuliskan “tukarkan 200 poin telkomsel dengan 1 tiket nonton”.  Langsung saja menghampiri stand itu, kalau sama yang gratis biasanya kaki cepat melangkahnya. Tanpa ragu lagi langsung menukarkan 200 poin telkomsel dengan 1 buah tiket. Tiket tersebut ditukarkan di ticket counter untuk menentukan film dan jamnya.  “Mantan Terindah, studio 5 yang jam 19.00 WIB” gue bilang sama mba yang jaga di ticket counter. “Klik” bunyi mouse mba itu dilayar, eng... ing... eng... Mantan Terindah, di studio 5, jam 19.00 WIB masih hijau semua alias belum ada orang yang booking untuk nonton film pada jam itu. “Aduhhh...udah nonton sendiri, masa  nggak ada orang juga didalam bioskop nanti, takut ahhh, takut manti listrik tiba-tiba saat lagi nonton”, dalam hati berkata. “Mba, kira-kira ada orang nggak yang booking nggak untuk jam 19.00 WIB” tanya gue sama mba ticket counter. “nggak tau mba, tadi sih untuk jam 17.00 ada orang yang booking” jawabnya atas pertanyaan gue. “Oke deh mba, nanti saja saya booking kalau sudah mendekati jam 7 sekalian saya mau nanya temen saya dulu”, jawab gue untuk mengakhiri percakapan ini. 
Voucher Telkomsel Friday Movie Mania




Haduhhh malu banget sambil tepok jidat dan menggerutu sendirian masa udah gue nonton sendirian,di dalam bioskop pun sendirian. Ya anggap saja bioskop milik sendiri tapi seperti gue nggak punya teman atau lagi jomblo saja, sampai nonton sendirian dan yang ditinton film mantan terindah pula. Jam menunjukan 17.15 WIB, Kira-kira masih 1 jam 45 menit lagi  menuju jam 19.00WIB, kalau pulang dulu nanggung, kalau makan masih kenyang. Akhirnya memutuskan untuk pergi ke gramedia untuk melihat-lihat buku sambil menunggu waktu jam 19.00 WIB. 

Jam 19.00 WIB kembali lagi ke XXI, awalnya masih ragu nonton sekarang atau nggak..? karena takut nggak  ada yang nonton masa 1 studio cuman sendirian. Ah sudahlah, bodo amat mau sendirian. Gue  langsung menuju ticket counter, pilih studio 5, mantan terindah, jam 19.00 WIB. Allhamdulilah sudah ada yang merah, itu artinya ada orang lain yang booking. Gue buru-buru studio 5 ternyata sudah ada beberapa orang didalam,kira-kira jumlahnya kurang dari 10 orang ditambah gue. Ada 5orang cewek duduk berderet, didepannya hanya gue sendirian dan yang sebaris sama gue ada satu orang cewek, tidak lama setelah film mulai datang 2 orang cewek.

Tiket XXI
Awal film itu mulai, pikiran gue melayang dan bertanya-tanya...? mengapa kok sepi banget yang nonton film ini...? beda banget dengan  premiere film lain biasanya hari pertama dan kedua studio masih penuh bahkan susah mendapatkan tiket yang nonton di jam yang masih siang, kalau pun dapat tiket biasanya di jam sudah malam atau di bangku yang duduk paling depan. Hari ke 2 setelah premiere sudah ada di studio 5, biasanya untuk film baru berada di studio 1 atau studio 2, studio 5 menunjukan bahwa film sebentar lagi tidak akan tayang di bioskop. 

Apa karena orang-orang nggak tertarik nonton film indonesia...? tapi nggak juga sih, banyak film indonesia saat premiere orang-orang  antusias sampe studio penuh terus. Apa karena film ini berjudul mantan terindah...? berarti yang nggak bisa move on saja yang menonton film ini. Apa karena orang-orang sudah kebahagian dan sudah bisa move on dari mantan...? semoga saja orang-orang diluar sana sudah mendapatkan kebahagia, sudah bisa move on, amin...!. Namun apapun itu setiap orang punya pandangannya masing-masing. Begitu pula gue nonton film ini bukan karena mau mengenang mantan, atau nggak bisa move on



Cerita selanjutnya disini

2 komentar: