Minggu, 11 Maret 2012

Merah Marun di Istana Bogor


Ini adalah postingan pertama gw  di bulan ke 3 tahun 2012 ini.


Pernahkah temen-temen mendengar lagu yang dipopulerkan oleh tasya sewaktu kita kecil yang berjudul “Libur telah tiba” hore..hore... hatiku bahagia. Perasaan riang  gembira akan dirasakan semua orang bila menjelang yang namanya libur walapun terkadang saat libur hanya di isi di rumah saja tidak pergi liburan. Namun tetap saja perasaan riang bahagia itu tidak akan pudar. Liburan merupakan hal yang paling menyenang, liburan seakan menghipnotis gw untuk melupakan semua rutinitas sehari-hari. Setidaknya setelah berlibur diharapkan dapat mengembalikan semangat dalam menjalankan aktivitas yang akan dijalankan. Pilihan liburan macam-macam tergantung dari selera masing-masing orang dan tempat untuk berlibur  pun beraneka ragam. Namun apa yang terjadi jika liburan disatukan dengan belajar atau sering disebut sebagai eduwisata…???


Berbagai persepsi tentang paket eduwisata ini orang lontarkan. Pastinya ada yang senang dan ada pula yang tidak. Apapun jawabannya pastinya sudah memiliki alasan masing-masing, namun apapun alasan tersebut yang pasti itu adalah pilihannya. Berbagai tempat eduwisata yang tersedia pun bermacam-macam dan beraneka ragam, sehingga dapat menambah pengetahuan kita semua.


Eduwisata yang gw jalankan sebenarnya bukanlah suatu liburan dengan mengunjungi tempat yang jauh. Namun mengisi dan memanfaatkan kesempatan yang ada. Hal ini terjadi saat tahun 2009 saat sedang masa-masa kuliah,  dimulai saat gw melihat pamplet yang teman gw bawa ke kosan, di pamplet itu tertulis bahwa Istana Bogor sedang mengadakan open house untuk masyarakat umum dalam rangka menyambut hari lahirnya kota Bogor. Open house tersebut diselenggarakan dari bulan Mei-Juni karena Bogor berulang tahun pada bulan Juni. 



Keesokan harinya setelah jam kuliah pertama selesai, gw mengumumkan pada teman-teman bahwa Istana Bogor sedang mengadakan open house bagi msyarakat umum, gw mengajak mereka semua untuk bersama-sama pergi kesana, sambil ingin tahu juga dalamnya istana itu. Teman-teman pun menyetujui ajakan tersebut dan gw mencatat satu persatu nama teman-teman yang hendak akan pergi ke sana. Akirnya gw bersedia untuk mendaftar ke kantor walikota dengan ditemani salah seorang teman yaitu dimas. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa mengikuti open house Istana Bogor  yaitu peserta harus mendaftarkan diri terlebih dahulu ke kantor walikota terlebih dahulu untuk menentukan hari dan jam nya. Kami memilih hari kamis gelombang ke 2 yaitu jam 11.00 dengan alasan pada hari tersebut jeda jadwal kuliah pertama ke kuliah berikut lumayan longgar waktunya, sehingga diperkirakan waktunya cukup untuk mengikuti open house  tersebut yang kebetulan jarak kampus dengan Istana Bogor tidak terlalu jauh cukup dengan waktu 10 menit saja. Selain itu ada alasan lainnya karena pada hari kamis kampus kami mewajibkan mahasiswanya untu memakai seragam fakultas masing-masing, mungkin terdengar aneh kuliah kok berseragam tapi itulah aturan di sana, tiap fakultas memiliki warna baju seragam masing-masing, untuk fakultas kami warnanya adalah merah marun. Sehingga saat itu kami mengikuti acara open house dengan memakai baju kebangsaan kami saat itu.  

Kamis 19 Mei 2009 jam 10.30 WIB kami semua sudah tiba dihalaman kantor walikota Bogor untuk bersama-sama pergi ke istana Bogor. Kami semua berjalan berbaris dari kantor walikota ke istana Bogor dengan didampingi oleh pemandu acaranya. Sesampainya di sana kami dijelaskan tentang satu persatu ruangan yang ada di sana dan juga sejarah awalnya berdiri istana Bogor tersebut. Namun sebelumnya kami harus memenuhi peraturan yang diberikan, bahwa selama berada di dalam istana dilarang untuk menggunakan kamera baik kamera digital maupun kamera dari handphone.  Namn apabila sudah keluar dari ruangan di dalam istana kita diperbolehkan untuk mengambil foto.
 

Bangunan megah yang sekarang teman-teman bisa lihat saat berada di Bogor atau konon disebut Istana Bogor itu ternyata adalah bangunan kedua. Bangunan aslinya telah runtuh oleh gempa tektonik. Ruangan istana terbagi kedalam beberapa ruangan seperti ruang tempat tidur, ruang tamu dan ruang meeting. Ruangan istana tersebut dihiasi dengan cermin. Cermin tersebut merupakan warisan dari zaman Jepang, sekarang cermin yang tersisa tinggal 5 buah cermin dan cermin tersebut diberi nama cermin raksasa. Bagian belakang istana sebelum masuk ke kebun raya Bogor terdapat beberapa patung perempuan yang mungkin terlihat porno. Namun katanya itu adalah patung yang sengaja dibuat atas perintah presiden soekarno, patung perempuan tersebut melambangkan keindahan, karena konon katanya perempuan itu indah dan lembut.   

Halaman istana yang terhampar luas tersebut terdapat kolam dan kijang. Kijang yang ada dihalaman istana Bogor tersebut asalnya ada 6 ekor dan sekarang menjadi 800 ekor. Katanya kalau kijang tersebut dipindahkan dari halaman istana tersebut kijang tidak akan bertahan lama hidupnya. Kijang tersebut makan dari rumput yang tumbuh ataupun makan dari wortel yang dikasih oleh pengunjung dari luar pagar halaman Istana Bogor. Sedangkan untuk minumnya kijang minum dari aliran parit kecil yang memanjang sepanjang halaman istana ataupun dari kolam yang terdapat di halaman istana


Sebenarnya masih banyak lagi sejarah dari Istana Bogor yang pemandu ceritakan. Namun karena gw mengikuti event open house tersebut pada tahun 2009, sehingga memory gw tidak bisa mengingatnya lagi. Sepenggal cerita yang gw dapatkan saat event open house tersebut telah gw ceritakan di atas. Apabila ada yang ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang Istana Bogor, silahkahkan lihat di http://www.kotabogor.go.id/pariwisata/objek-wisata/istana-bogor Namun apabila teman-teman ingin masuk ke dalam Istana Bogor silahkan mengikuti event open house istana Bogor tersebut pada bulan mei-Juni. Biasanya event tersebut rutin diadakan setiap tahun. Sepanang gw berada di bogor sejak tahun 2007-sekarang,  event open house istana Bogor itu diselenggarakan. 





 Tulisan ini diikutsertakan pada Giveaway Pertama di Kisahku Bersama Kakakin 
 

10 komentar:

  1. yg saya ingat kl ke bogor itu wiskul.. gak kalah enak sm wiskul di bdg :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo ke Bogor tar sepanjang jalan Padjajaran banyak tempat kuliner.

      Hapus
  2. belum pernah ke bogor...
    jadi tahu bogor krn postingan kamu ^_^

    sukses ya GAx mbak ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks yah telah mampir ke blog ini hehe

      Hapus
  3. wh pengen tuh segera bisa berkunjung ke istana Bogor.. mengasyikan sekali..

    salam bahagia
    Revolusi Galau

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bulan Mei tahun neh za ke bogor cz bysnya open house ke istana bysnya dibuka dari mei-juni.

      Salam kembali

      Hapus
  4. wah..wah..wah..jadi teringat masa kuliah heheh
    rhmt yg orang bogor ga pernah ikt open house wkwkwkw...
    semoga menang ya artikel ini..:):D

    BalasHapus
    Balasan
    1. waktu itu gk sekelas yah mat, jadinya gk ikut bareng-bareng ke open house istana bogor
      ayo atuh tahun ini ikutan open house istana bogor, biar nambah biar tahu sejarahnya.

      iyah, semoga yah mat bisa menang hehe

      Hapus
  5. Balasan
    1. iya dong harus rame, mksh telah mampir ke sini

      Hapus