
Pembukaan
presentasi Bapak Gungun mengatakan bahwa kejahatan luar biasa didunia
ini ada tiga macam yaitu teroris yang dapat menghilangkan nyawa,
korupsi yang dapat menghilangkan uang dan narkoba yang dapat
mengancam hilangnya generasi muda (Lost
Generation). Apabila
overdosis bisa menyababkan kematian karena pusat pernapasan diotak
tertekan dan lumpuh dampak lainnya yaitu bisa memnyebabkan kerusakan
otak yang permanent. Saya merinding mendengar dampak yang diakibatkan
dari narkoba bagaimana jadinya bangsa indonesia jika generasi
penerusnya seorang pecandu...?
Harga narkoka di Indonesia 1 kg mencapai 2 miliyar sementara di luar
negeri harganya hanya 500 juta. Indonesia menjadi tempat yang
potensial untuk penjualan narkoba karena harganya yang cukup
fantastis. Oleh karena banyak kasus penyelundupan narkoba dari luar
negeri ke indonesia. Secara geografis Indonesia merupakan negara
kepulauan yang dibatasi oleh 2 samudera yaitu samudra hindia dan
samudera Indonesia wilayah daratan Indonesia 1/3 dari luas seluruh
Indonesia sedangkan 2/3 -nya berupa lautan, dengan perbandingan itu
maka Indonesia dijuluki sebagai negara kelautan atau maritim. Oleh
karena itu penyelundupan narkoba hampir 80% melalui jalur laut karena
terdapat 200 pintu masuk ke Indonesia melalui peraiaran. Segala cara
dilakukan oleh pengedar supaya narkoba masuk ke Indonesia. Berikut
beberapa cara penyelundupan narkoba ke Indonesia bermacam-macam
diantaranya:
- Dimasukan ke dalam kaligrafi Al'quran
- Dimasukan ke dalam handuk basah
- Dimasukan ke dalam kancing
- Di dalam tabung oksigen
- Di dalam Ukiran Kayu
- Di dalam lukisan
- Dilinting dalam rambut gimbal
- Didalam kaki palsu
Bapak Gungun pun menyampaikan visi dan misi yang diemban oleh BNN
yaitu bersama mewujudkan Indonesia bebas narkoba pada tahun 2015 dan
melakukan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan
Peredaran Gelap Narkoba) secara komprehensif dan sinergis. Sehingga
harapannya dapat meningkatkan masyarakat yang sehat terbebas dari
narkoba, menurunkan angka penyalahgunaan narkoba dibawah 2,8% dari
jumlah penduduk Indonesia dan meningkatkan penangkapan jaringan
pengedar gelap narkoba pada akhir tahun 2015.
Presentasi selanjutnya disampaikan oleh Bapak Thamrin Dahlan selaku
mantan direktur rehabilitasi BNN beliau adalah pihak yang
menjembatani terselenggaranya FDG antara BNN dengan BRID. Jadi
dalam FDG tersebut blogger khususnya BRID diajak untuk ikut serta
dalam mendukung tujuan BNN yaitu “bersama mewujudkan Indonesia
Bebas Narkoba 2015” dengan menulis 10 ribu artikel yang bertemakan
narkoba. Peran Blogger dalam pencegahan narkoba diantara:
- Blogger melalui tulisan artikelnya bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat luas tentang bahaya narkoba.
- Blogger bisa menghimbau untuk menerapkan pola hidup sehat kepada masyarakat sehingga setiap masalah tidak perlu dengan narkoba namun bisa melalui hal lain yang tidak merugikan contohnya dengan menulis.
- Blogger mendorong supaya para pecandu narkoba melaporkan diri ke Institusi penerima Wajib Lapor (IPWL) seperti puskesmas, rumah sakit dan poliklinik BNN supaya mendapatkan assesment dan mendapatkan rehabilitasi secara gratis
Pembicara
yang terakhir yaitu Bapak Hazmi Surondol, selaku super admin dari
BRID menyampaikan sambutan dalam FDG ini dan memaparkan kriteria dan
mekanisme penulisan artikel tersebut yang akan dikoordinasi oleh
admin BRID. Setelah Preentasi selesai maka diadakan post
test dengan menjawab
pertanyaan yang telah disediakan, untung saja menyimak materi
presentasi sehingga bisa menjawab pertanyaan tersebut, kibas
poni...!
Permasalahan narkoba bukalan masalah perseorangan seperti pihak
kepolisian saja, BNN saja, keluarga para pecandu saja, pecandu itu
sendiri saja, melainkan menjadi masalah bersama yang harus saling
bahu membahu menumpas pengedaran narkoba dari muka bumi ini dan
mencegah penggunaan narkoba. Ayo kita sama-sama jauhi narkoba dimulai
dari sendiri tanamkan pada hati bahwa tidak akan pernah yang namanya
bersentuhan dengan narkoba, tanamkan pada keluarga beri pondasi yang
kuat (edukasi tentang bahaya narkoba) kepada semua anggota keluarga
supaya tidak terjerumus dan kemudian kepada tebarkan semangat dan
hal-hal yang positif kepada masyarakat sekitar diawali dengan tempat
dekat kita tinggal supaya kita berada pada lingkungan yang sehat.
Menurut
saya terselenggaranya FDG tersebut sangat bermanfaat selama ini saya
hanya mendengar kalau narkoba tersebut berbahaya namun belum pernah
andil terlibat dalam upaya pencegahannya. Saya masih
newbie dalam dunia
menulis masih banyak belajar dari yang sudah memiliki jam terbang
banyak namun saya cukup merasa senang karena mendapatkan kesempatan
ini sehingga bisa memberi sumbangsih dalam upaya pencegahan narkoba
melalui menulis artikel.
Ayo semangat menulis...!!!
Salam
Penulis : Iaalginat
Email :
Paizah11@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar